Update Covid-19 Senin 17 Mei 2021:1.744.045 Positif, 1.606.611 Sembuh

  • Whatsapp
Update Covid-19 Senin 17 Mei 2021
Update Covid-19 Senin 17 Mei 2021, Sumber : Shutterstock

Keposaja.com, Jakarta – Dilaporkan sampai saat ini masih ada penambahan angka kasus positif, sembuh, dan meninggal dunia virus Corona yang menyebabkan Covid-19 di Indonesia.

Menurut Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, pada hari ini, Senin (17/5/2021) terdapat 4.295 orang yang terkonfirmasi positif Corona.

Bacaan Lainnya

Sehingga di Indonesia Update Covid-19 Senin 17 Mei 2021 terdapat 1.744.045 orang sampai ini di nyatakan positif terinfeksi virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

Sedangkan penambahan kasus sembuh ada 5.754 orang pada hari ini. Total akumulatifnya hingga kini di Indonesia ada 1.606.611 orang sudah berhasil sembuh dan di nyatakan negatif Covid-19.

Sementara itu kasus meninggal dunia pada hari ini bertambah 212 orang. Di Indonesia sampai saat ini dengan begitu terdapat 48.305 orang yang meninggal dunia akibat virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak pukul 12.00 WIB pada Minggu, 16 Mei 2021 hingga hari ini di jam yang sama.

4.605 WNI di Luar Negeri Dinyatakan Positif Covid-19 per 17 Mei 2021

Jumlah warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah. Hingga hari ini, Senin (17/5/2021) jumlahnya mencapai 4.605 orang.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ada tambahan 4 kasus baru di Singapura. Dari 4.605 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, 3.672 dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan mencapai 79,7 persen.

“Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 4.605: 3.672 sembuh, 193 meninggal dunia dan 740 dalam perawatan,” di kutip dari akun Twitter @Kemlu_RI, Senin (17/5/2021).

WNI yang paling banyak terpapar yakni WNi yang tinggal di Singapura, mencapai 764 kasus. Kemudian di Qatar 383 kasus dan di RRT (Hong Kong) 298 kasus.

Perjalanan Kasus Corona di Indonesia

Kasus infeksi virus Corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China Desember 2009. Dari kasus tersebut, virus bergerak cepat dan menjangkiti ribuan orang, tidak hanya di China tapi juga di luar negara tirai bambu tersebut.

2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman di lakukan di Veranda Istana Merdeka.

Ada dua suspect yang terinfeksi Corona, keduanya adalah seorang ibu dan anak perempuannya. Mereka di rawat intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Kontak tracing dengan pasien Corona pun di lakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Dari hasil penelurusan, pasien positif Covid-19 terus meningkat.

Sepekan kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 pertama kali di laporkan pada 11 Maret 2020. Pasien merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang termasuk pada kategori imported case virus Corona. Pengumuman di sampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Yurianto mengatakan, pasien positif Covid-19 tersebut adalah perempuan berusia 53 tahun. Pasien tersebut masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat dan ada faktor penyakit mendahului di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama di derita.

Jumat 13 Maret 2020, Yurianto menyatakan pasien nomor 01 dan 03 sembuh dari Covid-19. Mereka sudah di bolehkan pulang dan meninggalkan ruang isolasi.

Pemerintah kemudian melakukan upaya-upaya penanganan Covid-19 yang penyebarannya kian meluas. Di antaranya dengan mengeluarkan sejumlah aturan guna menekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19. Aturan-aturan itu di keluarkan baik dalam bentuk peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan presiden (keppres)

Salah satunya Keppres Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Keppres ini di teken Jokowi pada Jumat, 13 Maret 2020. Gugus Tugas yang saat ini di ketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ini di bentuk dalam rangka menangani penyebaran virus Corona.

Gugus Tugas memiliki sejumlah tugas antara lain, melaksanakan rencana operasional percepatan penanangan virus Corona, mengkoordinasikan serta mengendalikan pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan virus Corona.

Sementara itu, status keadaan tertentu darurat penanganan virus Corona di Tanah Air ternyata telah di berlakukan sejak 28 Januari sampai 28 Februari 2020. Status di tetapkan pada saat rapat koordinasi di Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) saat membahas kepulangan WNI di Wuhan, China.

Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo menjelaskan, karena skala makin besar dan Presiden memerintahkan percepatan, maka di perpanjang dari 29 Februari sampai 29 Mei 2020. Sebab, daerah-daerah di tanah air belum ada yang menetapkan status darurat Covid-9 di wilayah masing-masing.

Agus Wibowo menjelaskan jika daerah sudah menetapkan status keadaan darurat, maka status keadaan tertentu darurat yang di keluarkan BNPB tidak berlaku lagi.

Penanganan kasus virus corona (Covid 19) pun semakin intens di lakukan. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mereduksi sekaligus memberikan pengobatan terhadap mereka yang terpapar Covid-19.

Berdasarkan situs covid19.go.id, sebanyak 140 rumah sakit di Tanah Air di jadikan rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Ada pula sejumlah tempat yang di jadikan rumah sakit darurat.

Salah satunya, pemerintah resmi menjadikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid 19. Peresmian di lakukan langsung oleh Presiden Jokowi, Senin 23 Maret 2020. Begitu di buka, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran langsung menerima pasien.

Ada pula Rumah Sakit Darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pulau tersebut dulunya merupakan tempat penampungan warga Vietnam. Tempat tersebut telah di rapikan dan bisa menampung 460 pasien. Sejumlah tempat milik pemerintah lainnya juga di jadikan tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19.

Terima kasih telah membaca di halaman Keposaja.com. Artikel ini telah tayang di Liputan6.com dengan judul : Update Covid-19 Senin 17 Mei 2021: 1.744.045 Positif, 1.606.611 Sembuh, Meninggal 48.305

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *